War of Attrition
Takala Perang Enam Hari berakhri pada 10 Juni 1967, maka Israel sebagai pemenang mengusai wilayah yang luasnya empat kali dari luas wilahnya. Pamor dan posisinya melonjak, sementara Negara-negara Arab harus menanggung akibat sebagi pihak yang kalah. Sudah kehilangan wilayah, merekea pun harus menanggung malu serta terkuras kekuatan militer maupun ekonominya. Dari posisi tawarnya yang kini jauh lebih kuat, Israel beranggapan dan bahkan yakin, bahwa akhirnya dia akan memperoleh kedamaian. Karena berangkat dari kekuatannay itu, Tel Aviv percaya akan mampu menekan Negara-negara Arab dalam perundingan perdamian. Israel pun sudah bermimpi bahwa kekerasan dan perang-perang yang selalu mewarnai sejarahnya, segera akan berakhir.

Posted by sejarahperang 

