Serbuan Densus 88 ke rumah M Djahri di Dusun Beji, Temanggung, dinilai berlebihan. Berbagai kalangan mengeritik mereka terlalu umbar peluru untuk seorang teroris sekelas Ibrahim. Kritik ini pun sebenarnya terlalu berlebihan karena memburu teroris tidak lah muclah. Dings intelijen sekaliber CIA bahkan telah berkali-kali salah tatkala ingin membungkam Osama bin Laden. Tak lama setelah serangan bom ke Kbdubes AS di Nairobi don Darusalam (1998), mereka meluncurkan 70 rucl[al Tomahawk ke Khost, Afghanistan dan 13 rudal ke Sudan. Rudal jutaan dollar itu menewaskan 20 warga sipil. Osama lolos!

Posted by sejarahperang