Bangsa Petarung

July 23, 2008

Darah & Naluri

(Seri: Pasukan inti Kekuatan Nazi)

Pasukan Jerman di Medan Pertempuran

Pasukan Jerman di Medan Pertempuran

Tidak dulu tidak sekarang, yang namanya kehormatan dan kebanggaan adalah dua hal yang selalu dikejar pasu­kan pilihan dari kesatuan mana pun di dunia. Bagi mereka, operasi militer yang tak mungkin diserahkan kepada pasukan biasa adalah kehormatan dan kebanggaan. Sehingga, bagi reputasi sebuah pasukan, yang namanya keperca­yaan, kebanggaan dan kehormatan pastilah segala-galanya. Read the rest of this entry »


Pasukan Inti Kekuatan Nazi

July 23, 2008

Pembaca budiman,
Akhirnya sampai juga kita ke babak terakhir dari trilogi Nazi Jerman. Jika pada edisi pertama kita bisa mengikuti babak Kedigdayaan Nazi Jerman. Lalu pada episode kedua tentang peralatan tempur Nazi (Nazi’s War Machine). Kini, pada babak ketiga kami sajikan pasukan khusus Nazi atau Nazi’s Special Forces. Tema ini kami jadikan episode final karena disinilah sesungguhnya inti dari kekuatan Nazi.

Pasukan Inti Kekuatan Nazi
Pasukan Inti Kekuatan Nazi

Read the rest of this entry »


Helikopter, Kisah dan Pengembangannya

July 22, 2008

Edisi Koleksi Angkasa VI (Cetakan Ketiga)

Edisi Koleksi Angkasa VI (Cetakan Ketiga)

Pada awal sejarah kedirgantaraan, terbang vertikal tergolong cita-cita paling menggoda dan menjadi obsesi. Sekelompok orang membayangkan, apakah terbang vertikal hanya akan dilakukan dengan balon atau bisa dengan cara lain. Dr Heinrich Foche dan Igor Sikorsky menjawabnya dengan helikopter, 34 tahun tahun setelah The Flyer terbang pada 17 December 1903.

Helikopter memang kalah cepat dibanding pesawat sayap tetap. Tetapi, kemampuan terbang rendah dan mendarat di berbagai medan sulit, memberinya kehebatan khusus. Selain tangguh untuk evakuasi medik, helikopter jugs bisa sangat destruktif di medan laga. Dalam Perang Iran-Irak (1987), sebuah Mil Mi­24 Hind bahkan bisa menjatuhkan jet tempur F-4 Phantom.


Artileri

July 22, 2008

The King of Battles

Edisi Koleksi Angkasa XV

Edisi Koleksi Angkasa XV

“The King of Battles!”
(Mayjen HG Bishop, Field Artillery, 1935]

“An Infantryman’s best friend is not his mother It’s the artillery, brotheff
(Anonim, tanda wilayah Fort Benning, Goergia, 19531

“No matterhowhighly trained the in/antryand otherbranches maybe, there is no action until the artillery is ready.”
(Mayjen William J. Snow, dalam The Shrapnel-1924

“The artillery is the most important of our arms”
(Jenderal Dwight D. Eisenhower)

Dari kutipan-kutipan tersebut tak bedebihan jika artileri kemudian disebut sistem persenjataan paling vital, Khususnya bagi para infantri. Kutipan-kutipan tersebut begitu faktual, karena diutarakan langsung oleh orang-orang yang tahu betul fungsi persenjataan ini. Pendek kata, artileri adalah pembungkam tembakan musuh di sepanjang gads pertahanan dan penghancur instalasi militer paling efektff. Read the rest of this entry »


Kapal Induk

July 21, 2008

Benteng Raksasa Yang Mendunia

Edisi Koleksi Angkasa XII

Edisi Koleksi Angkasa XII

Sejak melaut pertama kali pada 1913, pengerahan kapal induk telah mengalami berbagai pasang surut. Perang telah menanamkan berbagai persepsi tentang efektivitasnya. Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Uni Soviet, Jepang, clan Jerman adalah negara-negara yang banyak menangguk pengalaman lalu mengukur diri.

Umumnya menilai, tak mudah menggelar benteng raksasa ini di tengah lautan. Sebuah torpedo atau rudal sudah cukup untuk menamatkan riwayat kapal seharga milyaran dollar ini. Walau begitu, tak ada yang menampik jika imej kapal induk lekat dengan kedigdayaan. Maka, perjalanannya pun tak pernah lepas dari kawalan ketat kapal serta pesawat terbang yang amat responsif terhadap serangan musuh.

Read the rest of this entry »


Kendaraan Tempur Beroda

July 21, 2008

Wheeled Armoured Vehicles

Edisi Koleksi Angkasa XXIII

Edisi Koleksi Angkasa XXIII

Sepak terjang kendaraan tempur beroda ternyata tak kurang hebat dari tank. Walau lebih kecil, jangan sepelekan soal kelincahan dan keganasannya. Berkat keunggulan inilah. armada yang dikerahkan Angkatan Darat AS semasa PD II sempat dijuluki The Patton’s Ghost. Jika armada tank cenderung dikerahkan untuk perang konvensional, wheeled armoured vehicles lebih diset untuk perang kota dan mini antigerilyawan.

Maka, ketika dalam sepuluh tahun terakhir potensi perang konvensional menyurut. sementara perang kota kian merebak di berbagai tempat. sang ranpur beroda ban seperti menemui zaman keemasan. Sistem kemudi. drive, suspensi, dan persenjataan pun berangsur dipercanggih. So, jangan heran kalau Pasukan Pengamanan Presiders ikut melidk dan mengoperasikannya. Read the rest of this entry »


Jip Perang

July 21, 2008

Perkasa, Tangguh & Mematikan

Edisi Koleksi Angkasa XVII

Edisi Koleksi Angkasa XVII

Di antara kendaraan roda empat, jip adalah penjelajah paling tangguh. Keunikan sistem penggerak 4×4 membuatnya mampu melibas segala medan sulit. Bukit, semak bebatuan, dan medan berlumpur seakan tak berarti baginya. Maka, dengan senapan mesin 12,7 mm dan peralatan tempur lain melekat di bodi, jadilah dig si lincah yang mematikan.

Pamornya sebagai kendaraan perang telah terukir sejak masa Perang Dunia II. SAS adalah pihak pertama yang berhasil mengeksploitasi keperkasaannya. Di tangan pasukan komando Inggris ini, jip bahkan mampu melibas ratusan pesawat terbang dan memotong jalur suplai logistik Jerman. Sejak itu konsep 4×4 pun jadi rebutan banyak negara, dan muncullah beragam spesies mulai dari GAZ-67, Kubelwagen, sampai Land Rover. Read the rest of this entry »


Armada Ketujuh

July 21, 2008

Armada Laut Yang Mendunia

Edisi Koleksi Angkasa XXV

Edisi Koleksi Angkasa XXV

Begitu Perang Dingin usai, AS tak lantas menarik kekuatannya dari muka Bumi. Armada Ketujuh (Seventh Fleet) adalah salah satu kekuatan terbesar yang hingga kini masih dipertahankan. Dari markasnya di Yokosuka, Jepang, mereka rutin berlayar menjaga kepentingan AS di wilayah perairan seluas 52 juta mil persegi. Membentang dari barat AS sampai pantai timur Afrika, dan dari Kepulauan Kuril sampai Antartika.

Kini, praktis tak ada satu pun negara yang mampu menandingi kekuatannya. Mereka memiliki 40-50 kapal perang, 350 pesawat terbang, serta 50.000 pelaut dan marinir. Dan, hampir separuh masa dalam setahun kapal-kapal itu meronda. Dari atas kapal USS Blue Ridge (LCC 19), sang komandan memimpin langsung operasi militer, pelatihan awak, dan misi persahabatan dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Read the rest of this entry »


Operasi Amfibi

July 21, 2008

Seluk Beluk Pendaratan Ke Pantai Musuh

Edisi Koleksi Angkasa XXVIII

Edisi Koleksi Angkasa XXVIII

Walau selalu dibayangi tembakan dan jebakan ranjau yang kian mematikan, kemampuan operasi amfibi masih tetap dibina berbagai angkatan bersenjata di dunia. Diperkenalkan pertama kali ribuan tahun lalu. kini operasi pendaratan ke pantai musuh dinilai semakin relevan. Apalagi karena serbuan ini mampu memberi kejutan taktis dan operasional, mendarat di titik-titik di mana lawan tidak siap.

Di antara 50 negara yang masih mempertahankannya. Inggris. Belanda. dan AS dikenal pemilik pasukan amfibi terkuat. Dilandasi semangat Britannia Rules the Waves. pamor Inggris dipertegas oleh kesatuan 3 Commando Brigade Royal Marine. Belanda dengan Landing Force Royal Netherlands Marine Corps. Sementara AS, dengan US Amphibious Ready Group-nya. Kehadiran mereka juga disegani berkat dukungan kapal serang. kapal pendarat, dan armada pesawat pendukung pendaratan yang amat perkasa dan canggih. Read the rest of this entry »


Sniper

July 21, 2008

Silent & Deadly

Edisi Koleksi Angkasa XVIII

Edisi Koleksi Angkasa XVIII

Walau diliputi pendapat kontroversial yang menyebut bahwa unit kecil ini sebagai pengecut, di banyak negara keberadaan sniper masih tetap dipertahankan. Perannya sulit dihapus, karena hingga kini masih menjadi eksekutor paling efektif dan efisien. Sementara pasukan reguler biasa maju beregu, sniper sanggup bergerak seorang diri walau untuk misi yang mustahil.

One shot, one kill. Demikianlah, sebutan populeryang biasa disimbolisasikan dengan keahlian para sniper. Mereka tak boleh melepas lebih dari satu peluru untuk satu sasaran terpilih. Dalam sebuah pertempuran, kalau bukan panglima perang dan komandan lapangan, sasaran merekaadalah operator senjata dan radio. Mereka mampu menembak tepat titik-titik. vital dari jarak ratusan meter. Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 50 other followers